News & Events
Ikebana Jepang : Indahnya Rangkaian Bunga Jepang
- September 17, 2021
- Posted by: Appkey 001
- Category: Budaya Jepang

Bila kita membicarakan kebudayaan khas Jepang, tentu tidak akan habis dibahas dalam satu kali pembahasan materi. Akan ada banyak hal menarik untuk dibicarakan. Misalnya seperti budaya minum teh, festival musim panas, festival kedewasaan, seni kaligrafi khas Jepang, ikebana Jepang, dan masih banyak lagi. Namun pada kesempatan kali ini kita akan membahas kebudayaan yang terakhir disebutkan, yaitu mengenai kebudayaan ikebana.
Kebudayaan ikebana Jepang
Ikebana adalah seni merangkai bunga khas Jepang. Budaya yang menggabungkan keindahan berbagai jenis bunga sehingga menjadi sebuah seni yang bisa dinikmati. Ini merupakan salah satu dari banyaknya kebudayaan khas Jepang yang banyak dikenal bahkan di luar Jepang. Ikebana Jepang memiliki latar belakang kuat sehingga menjadi salah satu kebudayaan yang diwariskan sejak zaman dahulu kala.
Ikebana Jepang dikenal sebagai bentuk rangkaian bunga yang diperuntukkan sebagai persembahan untuk kuil Budha di Jepang. Kebudayaan ini dimulai sejak adanya perkembangan agama Budha pada abad keenam di negara ini. Di zaman kuno dulu diceritakan bahwa tanaman akan tetap menjadi segar saat dipetik bila kita memperlakukannya dengan baik. Beda halnya dengan manusia dan binatang. Kemudian orang Jepang mulai memotong bunga dan menyimpannya di vas bunga. dengan melakukan ini dianggap bahwa manusia berhasil untuk mengendalikan peristiwa alam.
Model Ikebana Jepang
Seiring berjalannya zaman hingga saat ini, ikebana Jepang memiliki perkembangan pesat di seluruh dunia. Seni merangkai bunga khas Jepang ini berhasil menjadi kebudayaan yang menarik untuk dipelajari, pada Maret 2005 terhitung ikebana Jepang memiliki 392 aliran yang terdaftar di Asosiasi Seni Ikebana Jepang. Secara umum model ikebana Jepang dibagai menjadi empat model berdasarkan berapa jenis bunga yang dipakainya.
-
Isshu Ike
Model satu ini hanya menggunakan satu jenis bunga saja, cara membuat ikebana satu ini memfokuskan pada bunga yang memiliki warna tegas seperti bunga sakura, ikebana bunga mawar, dan bunga-bunga yang bisa memberikan warna pekat sehingga memberikan kesan tegas.
-
Nishu Ike
Model selanjutnya adalah ikebana Jepang yang memiliki dua jenis bunga berbeda, biasanya pada model satu ini digunakan bunga yang tidak memiliki warna terlalu pekat. Sehingga membutuhkan warna dari bunga lain untuk membantu kesan kuat dari seni merangkai bunga khas Jepang ini.
-
Sanshu Ike
Sepeti halnya nishu ike, model sanshu ike pun diperuntukkan bagi bunga yang tidak memiliki warna pekat atau mencolok. Sehingga membutuhkan ‘bantuan’ dari bunga lain untuk memberikan perpaduan warna indah dari seni merangkai bunga khas Jepang ini.
-
Yonshu ike
Model satu ini pun mengandalkan perpaduan warna dari jenis-jenis bunga, contoh rangkaian bunga ikebana satu ini bisa ditemukan masa kini. Karena model satu ini biasanya kerap kali digunakan, bahkan perpaduan jenis bunga yang digunakan biasanya hingga enam jenis bunga. Sebuah seni merangkai bunga khas Jepang yang menarik untuk dipelajari tentunya.
Cara membuat ikebana
Setelah mengetahui bagaimana awal ikebana Jepang dan begitu luas perkembangannya di seluruh dunia, selanjutnya kita akan membahas tentang cara merangkainya. Bagaimana cara membuat rangkaian bunga khas Jepang ini? Bunga yang digunakan bisa beragam, misalnya ikebana bunga mawar atau bunga apapun, kemudian model yang digunakan pun bisa beragam.
1. Penentuan jenis bunga
Pertama yang harus dilakukan adalah menentukan jenis bunga yang ingin dirangkai. Untuk memberikan nuansa penuh warMina san bisa menggunakan model dengan memadukan empat jenis bunga misalnya agar memberikan nuansa berwarna. Setelah memilih bunga yang dinginkan, guntinglah bagian pangkal dari daun sehingga membuat bunga tetap segar.
Rating yang terliha mengganggu pun dipotong sehingga memberikan bentuk yang menarik untuk dirangkai, usahakan jumlah bunga lebih sedikit dari jumlah tangkai. Hal ini untuk memudahkan mina san saat menekan titik-titik yang akan dibentuk, karena ikebana Jepang memiliki ciri khas seperti bentuk segitiga atau bentuk yang terlihat memiliki seni tinggi seakan melambangkan kehidupan.
2. Peralatan
Tahap selanjutnya adalah gunakan vas bunga yang sesuai, seirama dengan bunga atau memiliki bentuk yang sesuai dengan bunga. Hal ini dilakukan agar seni yang tercipta beriringan, sehingga tercipta perpaduan yang indah antara warna dan bentuk dari rangkaian ikebana Jepang. Sebelum diletakan pada vas bunga jangan lupa untuk memberikan pemberat berupa batu atau benda yang bisa membuat bunga menjadi seimbang.
Cobalah untuk merangkai dengan tidak berlebihan, bentuk minimalis dengan warna-warna bunga yang indah akan memberikan kesan mewah tapi tidak berlebihan. Itulah contoh rangkaian bunga ikebana yang sederhana. Yang terpenting adalah perpaduan warna cocok dan menyesuaikan vas pilihan dengan bunga rangkaian, mina san bisa merias rumah dengan seni merangkai bunga khas Jepang satu ini.
Jenis-jenis ikebana Jepang
Terakhir adalah jenis-jenis ikebana Jepang, terdapat tiga jenis atau gaya dari ikebana Jepang. Yaitu rikka, shoka, dan jiyuka.
Rikka
Gaya pertama adalah rikka, gaya satu ini dikenal dengan istilah standing flower atau seni merangkai bunga khas Jepang dengan mendirikan posisi bunga. Gaya satu ini mengedepankan keindahan dari bentuk landacape dari bunga, awal perkembangan gaya satu ini dimulai pada abad 16.
Shoka
Kedua adalah gaya yang memiliki nama shoka, rangkaian satu ini dikenal tidak terlalu formal namun memiliki kesan tradisional. Perkembangan budaya Eropa begitu kental dalam gaya satu ini, ciri khas dari ikebana satu ini menggunakan wadah yang rendah serta mulut lebar. Sehingga kesan yang diberikan merupakan bentuk rangkaian bebas. Sebuah kebudayaan Jepang ikebana yang menarik tentunya dengan sentuhan sudut pandang lain.
Jiyuka
Terakhir adalah gaya yang dikenal dengan nama jiyuka, gaya satu ini memfokuskan pada kreativitas sang perangkai bunga. Memberikan kebebasan dalam berkreasi dan memberikan kesan bebas membuat kebudayaan Jepang ikebana semakin berkembang dan tidak kaku, gaya satu ini bisa dipelajari tentunya dengan menyesuaikan unsur-unsur yang disukai oleh mina san tanpa terpaku denhan teknik-teknik yang ada.
Begitulah sekiranya bagaimana sejarah awal ikebana Jepang berawal, kemudian kebudayaan Jepang ikebana bisa memiliki banyak gaya sehingga menarik untuk dipelajar. Tidak hanya itu mina san juga bisa mempelajari cara membuat ikebana dari contoh yang sudah dijelaskan pada paragraf di atas. Seni merangkai bunga khas Jepang ini bisa menjadi media pelepas penat dengan menikmati perpaduan warna bunga yang indah.
Tidak hanya itu, ikebana Jepang bisa menjadi solusi bagi mina san untuk menghias rumah saat tidak memiliki banyak ruang untuk menempatkan aksesoris. Ikebana Jepang hadir sebagai alternatif yang patut dicoba, sederhana dan tidak rumit namun bisa memberikan kesan yang indah bagi rumah. Tentu kebudayaan Jepang ikebana bukan satu-satunya cara untuk menghias rumah. Tapi rasanya seni merangkai bunga khas Jepang ini patut untuk dicoba.
Selain mempelajari bahasa Jepang, mempelajari budaya Jepang pun menjadi salah satu cara untuk mencari minat terhadap Jepang. Banyak hal yang bisa membuat mina san tertarik terhadap bahasa Jepang, asalkan rasa penasaran untuk selalu mempelajari hal baru masih terjaga dan selalu berlatih dengan giat. Bukan hal yang tidak mungkin bila mina san memiliki minat terhadap ikebana Jepang, kemudian memiliki kesempatan pergi ke Jepang karena seni merangkai bunga khas Jepang ini. Patut dicoba kan? Semangat selalu dalam belajar bahasa Jepang, Ganbarimashou!!!